Film Dokumenter

Film dokumenter bagi Imaji Papua adalah ruang untuk merawat cerita tentang manusia, alam, budaya, dan ingatan yang terus bergerak bersama waktu.

Sejak 2019, Imaji Papua memproduksi film-film dokumenter yang lahir dari kedekatan dengan subjek, proses yang jujur, dan keberanian untuk mendengar. Setiap karya hadir sebagai upaya memahami kehidupan secara utuh, tanpa sekat, tanpa jarak.

Lima karya dokumenter Imaji Papua:

  1. Tonotwiyat (Hutan Perempuan) (2019)
    Kisah tentang relasi perempuan dan hutan; tentang tubuh, ruang hidup, dan cara alam Papua dijaga oleh Para Puan.
  2. Noken Rahim Kedua (2021)
    Noken sebagai simbol kehidupan, pengikat nilai, identitas, dan keberlanjutan antar generasi Papua.
  3. Demianus Wasage’s Journey: Touch The Heart of Papua Land (2022)
    Sebuah perjalanan personal yang menyentuh iman, luka, dan harapan akan tanah dan kehidupan.
  4. Yawa Datum (2023)
    Cerita tentang ruang adat, suara ingatan, dan upaya menjaga makna keberadaan hutan di tengah perubahan.
  5. Agus Ohee: Sang Maestro dari Tanah Tabi (2025)
    Potret seorang maestro dan penjaga pengetahuan, tentang warisan yang terus hidup dan dibagikan.

Film-film ini dihadirkan sebagai ajakan untuk melihat dengan empati, mendengar dengan hormat, dan merasakan cerita Papua sebagai milik bersama.