Citizen

Wisata Hati Art Shop, Menampung dan Menjual Kerajinan Karya Mama Papua

Art shop Wisata Hati terletak di Jalan Sudirman, Karang Tumaritis Nabire

Mama Martina Deba, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Nabire

Mengunjungi Nabire tak lengkap rasanya jika tidak membawa buah tangan khas Nabire, yakni beragam aneka souvenir, misalnya saja noken, ukiran, lukisan kulit kayu dan lainnya.

Salah satu pusat oleh – oleh yang recommended untuk dikunjungi ialah Art Shop Wisata Hati yang terletak di Jendral Sudirman, Kelurahan Karang Tumaritis.

Toko yang menjual souvenir khas Papua ini dikelola oleh Koperasi Wisata Hati dengan dukungan Dinas Pariwisata Kabupaten Nabire.

Mama Martina Deba, Plt. Kepala Dinas Pariwisata Nabire panjang lebar menuturkan pentingnya pusat kerajinan untuk menampung hasil karya pengrajin terutama yang berasal dari pedalaman.

“Harus ada toko yang berdiri agar masyarakat punya kreatifitas bisa dibawa kesini,” terangnya.

Menurut Mama Martina pengrajin yang menitipkan hasil karyanya untuk dijual berasal dari Dogiyai, Deiyai dan Paniai, adapula yang berasal dari dalam Kota Nabire. 

“Saya mau Orang Papua bisa, kitong bisa, yang penting niat dari hati, kitong pasti bisa,” ucapnya optimis terkait dengan pengelolaan toko, pemasaran dan penjualan. 

Art shop Wisata Hati mempunyai motto “datang sebagai tamu, pulang sebagai keluarga”. Motto ini dimaknai oleh Mama Martina dengan cara memberikan pelayanan yang rama kepada pengunjung, misalnya saja menjawab keingin-tahuan pengunjung, khususnya yang berasal dari luar Papua tentang berbagai kerajinan yang di-display di toko.

“Noken ini untuk menaruh berbagai jenis barang seperti ubi, keladi, sayur-sayuran, bahkan anak juga kami taruh dalam noken. Ada juga jenis noken yang digunakan sebagai selimut untuk menghangatkan anak di rumah, selain itu ada noken kreasi baru yang dipadukan dengan kain puring,” terangnya sembari menunjukkan koleksi berbagai jenis noken kepada pengunjung.

Pusat oleh – oleh kerajinan khas Papua di Kota Nabire

Sementara itu Direktur Koperasi Wisata Hati, Yulian Magai mengatakan koperasi ini sudah berjalan selama lima tahun. Ada kerajinan spesial yang mereka tampung untuk dipasarkan, yakni noken anggrek.

“Noken anggrek berasal dari Mapia, tak ada didaerah lain. Noken anggrek ada 2 jenis, noken yang motif dan noken anggrek yang biasa. Noken motif yang usianya (dibuat,red) sekitar 15 tahun yang lalu ada disini,” paparnya.

Menurutnya noken anggrek akan menjadi buah tangan yang sangat spesial. Anggrek yang dijadikan bahan baku noken ialah anggrek kuning dan anggrek hitam.

“Saat noken anggrek muncul langsung menarik minat pembeli, terutama yang berasal dari Kabupaten Nabire. Noken ini mereka bawa sebagai oleh – oleh,”ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, noken anggrek bisa digunakan oleh laki – laki maupun perempuan.

“Dulu dikatakan yang menggunakan noken anggrek adalah orang berada. Hari ini siapapun bisa membeli noken anggrek karena motifnya bagus dan tahan lama,” pungkasnya.

Kategori:Citizen

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.