Ruang Film Imaji

Review Film Dokumenter Over The Limit

Film ini mengajak penonton untuk melihat dunia olahraga dari perspektif yang berbeda. Film ini akan memberikan inspirasi bagi mereka yang berprofesi sebagai atlet, para penggemarnya maupun para pecinta olahraga.

Source Facebook Over The Limit

“Apakah Anda punya target pribadi?” tanya Jurnalis. “Tentu saja kami punya. Kita harus melampaui batas kemampuan kita,” jawab Margarita Mamun.

Film Over The Limit diawali dengan gambar sebuah arena turnamen dengan bangku – bangku kosong mengelilinginya. Kemudian terlihat sesosok gadis mengenakan pakaian olahraga berjalan memasuki lokasi turnamen senam ritmis. Ia pun disambut seorang perempuan yang bertanya kepada Rita – nama gadis itu –  bagaimana kondisinya dan mengingatkan bahwa ia punya waktu 35 menit lagi untuk mempersiapkan diri.

Tak lama berselang Rita pun terlihat memasuki arena yang telah ramai dengan  penonton.  Diantara ramainya suasana, berdiri sosok perempuan setengah baya yang tampak menonjol diantara penonton memperhatikan dengan seksama penampilan Rita sebagai pesenam ritmis dihadapan para juri.

Beberapa menit awal film konflik telah dimunculkan melalui perdebatan menarik antara tiga perempuan yang telah dimunculkan di awal, yakni Rita (atlet senam ritmik), Amina (Pelatih) dan Irina (Kepala Pelatih).

Margarita Mamun seorang gadis muda yang berprofesi sebagai atlet senam ritmik nasional Rusia selalu dituntut untuk memberikan performa terbaik dalam setiap turnamen yang dihadapinya. Tak jarang hal itu menimbulkan gesekan konflik antara ia, Amina pelatihnya dan Irina.

Dalam satu scene diperlihatkan puncak ketegangan dimana Rita dengan emosi meninggalkan arena latihan setelah mendapatkan teguran dari Irina.

Sepanjang film ini memperlihatkan koneksi mendalam antara atlet, pelatih dan kepala pelatih. Meski hubungan seringkali diwarnai dengan tegangan – tegangan, namun ikatan emosi mendalam antar ketiga tokoh dalam film tersebut juga terlihat jelas dalam film ini, misalnya bagaimana Aminah memberikan motivasi dan kecupan ringan sebelum Rita masuk ke arena turnamen atau pelukan hangat Irina kepada Rita sebagai tanda dukungan.

Film dengan durasi 1 jam 10 menit didominasi oleh gambar arena latihan, suasana turnamen senam ritmik, suasana saat latihan dan sangat sedikit memperlihatkan kehidupan pribadi sang atlet.

Gambaran kehidupan pribadi yang ditampilkan, misalnya saja persoalan ayah Rita yang menderita penyakit kanker, disela-sela latihan ia terlihat beberapa kali menelepon ibunya membicarakan kondisi ayahnya ataupun latihannya, gambaran hubungan dengan rekan seprofesinya Yana, gambaran hubungan dengan kekasihnya, dan perayaan ulang tahun yang ke-21 tahun.

Persoalan pribadi yang ditampilkan dalam film ini memperkuat konflik utama yang disorot; bagaimana tokoh utama dalam film Margarita Mamun menghadapi setiap tantangan dalam perjalanan kariernya sebagai Atlet Senam Ritmik Nasional Rusia. Tantangan terbesar yang ia hadapi ialah saat menghadapi olimpiade yang diselenggarakan di puncak kariernya saat usia Rita sebenarnya sudah tidak ideal lagi untuk menghadapi kompetisi.

Film ini ditutup dengan informasi kematian ayahanda Margarita Mamun, seusai pertandingannya di Brazil dan tak lama kemudian Rita mengundurkan diri dari karirnya sebagai atlet senam ritmik.

Film ini tidak meng-glorifikasi Margarita Mamun sebagai seorang Pahlawan Olahraga yang sarat akan prestasi, tetapi justru menunjukkan hal sebaliknya yakni dinamika hubungan antara atlet berprestasi dan pelatih/ klubnya dan persoalan pribadi yang harus dihadapi oleh seorang atlet sepanjang perjalanan kariernya hingga ia mencapai puncak kariernya.

Film Dokumenter Over The Limit (2017) arahan sutradara Marta Prus telah mendapatkan banyak penghargaan, diantaranya 5 penghargaan dalam Krakow Film Festival, Winner Budapest International Documentary Festival, dan Penghargaan dari Asosiasi Pembuat Film Polandia. (***/YAJ)

Disclaimer: Tulisan ini dihasilkan di School of Seeing 2021, lokakarya analisis film dokumenter yang diselenggarakan oleh In-Docs dan didukung oleh Yayasan Cipta Citra Indonesia.

Kategori:Ruang Film Imaji

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.