Kuliner

Ragam Menu Papua Nan Menggoda Selera. Cucok untuk Maksi!

Bosan dengan menu makan siang yang itu – itu saja, sekali – kali bolehlah coba menu yang lain. Indonesia kita sangat kaya akan ragam pangan lokal. Selain nasi sebagai makanan pokoknya, ada ragam menu lainnya yang patut dicoba.

Menu khas Papua: pisang rebus + petatas + kangkung bunga pepaya + tumisan daun pepaya

Kombinasi petatas rebus, pisang rebus, sayur kangkung bunga pepaya dan tumisan daun pepaya

Menu makan siang, tak harus konsumsi nasi sebagai makanan pokok. Terkadang nasi sebagai sumber karbohidrat bisa digantikan dengan petatas/ talas rebus atau pisang rebus.

Sementara sayurnya yakni kangkung bunga pepaya atau tumisan daun pepaya. Bunga pepaya dan daun pepaya mempunyai rasa yang cukup pahit. Namun bisa juga diolah sedemikian rupa sehingga rasa pahitnya hilang.

Sup kepala ikan kuah bening

Sementara untuk lauknya bisa dihidangkan sup kepala ikan kuah bening. Berbahan dasar kepala ikan cakalang atau kepala ikan ekor kuning, rasa sup ini gurih dan lezat.  Tekstur daging ikannya lembut dan lunak. Tampilannya saja sungguh menggoda selera, daun jeruk dan daun kemangi membuat aromanya menjadi harum menggoda selera. Kuahnya berasa gurih, rasa asam dan manisnya berasal dari tomat segar, dan berasa hangat diperut saat dikonsumsi.

Kombinasi menu ini menjadi lebih lengkap dengan adanya sambal. Sambal menjadikan hidangan berasa lebih lezat.

Nah, inilah menu yang paling nikmat disantap saat makan siang. Terlebih lagi jika maksinya bersama – sama dengan teman – teman kerja atau keluarga, menjadikan suasana lebih hangat dan lebih seru.

Menu papeda dan ikan kuah kuning

Jang bilang pernah ke Papua kalau belum icip – icip rasa papeda deng ikan kuah kuning.

Papeda diolah dari tepung sagu yang dicampur dengan air panas, kemudian ‘diputar’ sedemikian rupa hingga menghasilkan tekstur yang lengket dan kenyal.

Tepung sagu sendiri rasanya cukup tawar, menjadi berasa agak asam ketika dicampur dengan air jeruk nipis saat diolah menjadi papeda.

Papeda biasanya dinikmati dengan ikan kuah. Bahan dasar ikan yang digunakan biasanya ikan ekor kuning, ikan cakalang, ataupun ikan mujair.

Dalam video berikut ditampilkan ikan kuah kuning berbahan dasar ikan mujair Danau Sentani. Soal rasa, tak perlu diragukan lagi, sangat lezat tentunya.

Ikan mujair segar, memiliki tekstur daging yang tebal, lunak dan gurih. Cara masak dan menghidangkan pun cukup berbeda. Mujair yang diolah dengan belanga tanah berasa jauh lebih sedap dan lebih empuk. Bumbu rempahnya bikin aroma menjadi lebih harum dan hangat dibadan.

Nah, semakin penasaran kan? Simak video berikut bagaimana cara menikmati hidangan papeda dan ikan mujair kuah kuning.

Icip – icip papeda + ikan mujair kuah kuning

Dengan sajian varian menu diatas, biasanya sih menjadi menu wajib saat berkumpul bersama teman – teman, rekan kerja ataupun keluarga. Nuansa ceria, keakraban dan kehangatan akan tercipta saat makan bersama.

Kategori:Kuliner

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.