Apen Beyeren, Prosesi Injak Batu Panas Tradisi Biak

Biak mempunyai tradisi yang unik, namanya apen beyeren atau prosesi berjalan di atas batu panas. Ritual ini sejatinya diselenggarakan sebagai penghormatan terhadap seseorang ataupun tokoh adat.

Atraksi berjalan di atas batu panas kembali di pertunjukkan pada Festival Biak Munara Wampasi (FBMW) ke VII tahun 2019 ini, dan berhasil menyedot perhatian wisatawan.

Persiapan Apen Beyeren, prosesi berjalan di atas batu panas yang merupakan tradisi Biak (FOTO: Natalia Yoku)

Sebelum dimulai, batu – batu karang disusun sedemikian rupa di atas kayu kemudian dibakar selama beberapa jam. Kayu dilahap habis oleh api yang membumbung tinggi menyisakan abu dan bara, sehingga bebatuan yang dibakar pun betul – betul panas.

Menjelang senja sesaat sebelum memulai prosesi, batu – batu di tata memanjang sedemikian rupa. Pria, wanita dan anak – anak berbusana adat terlihat mempersiapkan diri dalam barisan. Tak lama berselang bunyi triton (alat musik dari kerang) nyaring terdengar dan disambut oleh tabuhan tifa. Suasana magis nan eksotis pun menyebar ke seluruh penjuru.

Atraksi Apen Beyeren, berjalan di atas batu panas saat Festival Biak Munara Wampasi VII (Foto: Natalia Yoku)

Para penari tradisional menari dan bernyanyi mengelilingi arena. Antusiasme penonton pun terlihat dari berdesakannya para pengunjung, seolah tak sabar untuk mengabadikan moment ini.

Sebelum melewati batu panas, kaki para pelaku ritual dioleskan semacam minyak. “Ini dibuat dari daun Sindia. Dengan mengoleskannya , telapak kaki tidak akan melepuh ketika melewati batu panas,” ujar salah satu dari mereka.

Satu persatu mereka berjalan kaki menginjak batu panas di iringi dengan tepuk tangan yang meriah dari penonton.

DIyakini, tidak sembarang orang bisa melakukan ritual ini, hanya mereka yang memiliki hati dan pikiran yang bersih mampu melakukannya.

Tradisi apen beyeren, menjadi salah satu unggulan dalam Festival Biak Munari Wampasi VII. Festival ini sendiri berlangsung di Lapangan Cendrawasih, Kota Biak, tanggal 1 – 6 Juli 2019.

Apen beyen, tradisi injak batu panas dari Biak (Video: Natalia Yoku/ Pay William)
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.