Makassar SEAScreen Academy, I’m Coming!!

South East Asian Screen (SEAScreen) Academy adalah program training pengembangan film tahunan yang diinisiasi oleh Sutradara ternama Indonesia, Riri Riza dan Rumata Art Space.

SEAScreen Academy pertama kali diselenggarakan tahun 2012, dan sama seperti tahun – tahun sebelumnya tahun 2018 ini kembali diadakan di Kota Makassar dari tanggal 20 – 22 September 2018.

Nah, saya merasa sangat bersyukur karena tahun ini saya diundang menjadi salah satu peserta workshop. Tentu saja saya akan datang, karena sejujurnya untuk belajar berbagai hal tentang perfilman (selain di fakultas film) trada wadah **tidak ada wadah** yang dekat dengan kami, khususnya yang tinggal di Papua. Selama ini saya belajar secara otodidak!

seascreen
Sumber: IG Makassarscreen

Ups, by the way, saya mengetahui tentang Makassar SEAScreen Academy dari informasi seorang teman di Jakarta yang mengirimkan kepada saya formulir pendaftaran via whatsapp. Wah, dengan semangat’45 saya mengisi formulir pendaftaran berikut gagasan/ide projek film dengan harapan lolos seleksi dan menjadi peserta.

Singkat cerita, pada tanggal 12 September pagi, saya mendapatkan surprise: ditelpon langsung sama Sang Sutradara, Riri Riza yang menyatakan saya lolos seleksi dan menanyakan kesediaan saya untuk mengikuti acara tersebut di Makassar. Nggak pake lama, langsung saya jawab saya bersedia dan berterima kasih sekali diberi kesempatan ini.

Dan, sungguh saya nggak nyangka karena seleksinya sangat ketat. Dari 52 proposal yang masuk se-Indonesia Timur, hanya diambil 10 orang saja. Karena itu, saya merasa sangat beruntung.

Jika kalian bertanya apa yang membuat saya suka belajar tentang belakang layar (baca: perfilman), saya akan menjawab karena saya menikmati bekerja di belakang layar berikut tantangannya. Terkadang kepuasan bekerja bukan hanya tentang rupiah, tetapi ketika karya kita dinikmati dan bermanfaat buat orang lain.

Tentang film, genre yang saya suka adalah dokumenter. Dan memproduksi sebuah film pendek, saya belajarnya learning by doing alias otodidak. Namun, pada tahun 2014 berkesempatan untuk belajar penulisan skenario atas fasilitasi Pusat Pengembangan Film Kemendikbud, tahun 2017 belajar sinematografi juga atas fasilitasi pusbang film kemendikbud, dan tahun 2018 ini saya belajar dalam workshop yang diselenggarakan oleh Makassar SEAScreen Academy. Semoga apa yang saya pelajari bisa terus saya kembangkan sehingga bermanfaat juga bagi orang lain.

Trimakasih SEAScreen Academy. Foi Moi!

Seascreen2
Sumber: IG Makassarscreen

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s